15Sep 2014

visi_misi

by Admin

VISI KECAMATAN SIEMPAT RUBE

”TERWUJUDNYA PELAYANAN PRIMA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS SDM DAN ETOS KERJA MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA”

Di dalam visi Kecamatan Siempat Rube terdapat cita-cita yang ingin dicapai yaitu :


1. Pelayanan Prima
Pelayanan yang diberikan tepat waktu, tepat sasaran, terjangkau, mudah, dan beretika.


2. Pemberdayaan Masyarakat.
Mengarahkan seluruh elemen masyarakat berpartisipasi pada seluruh aspek kegiatan dibidang pembangunan fisik maupun non fisik.


3. Berbasis SDM
Aparatur pemerintah yang profesional dan masyarakat yang berdaya saing.


4. Etos Kerja
Perobahan pola pikir dalam hal cara dan kebiasaan dalam bekerja yang produktif dan efisien.


5. Profesional
Profesional mengandung pengertian pemerintahan yang didukung oleh sumber daya aparatur yang berkualitas, responsif, memahami tugas dan fungsinya dengan baik, serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selaku pelayan publik.


6. Kreatif
Yaitu pemerintahan yang mampu menggali dan mengembangkan seluruh potensi sumberdaya yang ada dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera.


7. Masyarakat yang sejahtera
Masyarakat yang sejahtera adalah masyarakat yang maju, bermartabat, mandiri, dan mampu memenuhi kebutuhan hidup yang layak, baik dari segi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial lainnya.


Misi

1. Mewujudkan Pemerintahan yang Profesional, Bersih dan Kreatif Sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan merupakan faktor penentu terciptanya pemerintahan yang profesional, bersih dan kreatif. Pemerintahan yang profesional, bersih dan kreatif akan menciptakan lingkungan yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.


2. Meningkatkan Dukungan dan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan
Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program kerja Pemerintah Kecamatan Siempat Rube. Hal tersebut dapat terwujud apabila masyarakat telah memiliki trust (kepercayaan) terhadap pemerintah. Oleh karena itu, kebijakan dan program pemerintah akan diupayakan lebih transparan, mengakomodasi aspirasi yang berkembang dan memberikan ruang partisipasi luas bagi masyarakat.


3. Meningkatkan Peran Perempuan dalam Pembangunan
Keterlibatan perempuan dalam setiap proses pembangunan memberi efek yang besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan peran perempuan dan kelembagaan perempuan sebagai salah satu tulang punggung perekonomian dan moralitas keluarga dalam masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan peran perempuan juga menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan.


4. Meningkatkan Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi dan Sinergi dengan Instansi Terkait dalam rangka Pemberdayaan Masarakat
Upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat bersifat kompleks dan harus dijalankan secara terpadu. Jika program-program pembangunan yang dilakukan oleh Kabupeten melalui SKPD berjalan sendiri-sendiri, maka akan sangat sulit untuk berhasil dan sangat mungkin akan terjadi tumpang tindih dan ketimpangan. Untuk itu kedepan akan diupayakan untuk meningkatkan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan sinergi dengan instansi-instansi terkait.


5. Meningkatkan Etos Kerja Masyarakat
Masyarakat bukan lagi hanya menjadi objek tetapi lebih dari itu masyarakat merupakan subjek atau pelaku dalam. Pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang partisipatif yang mengedepankan partisipasi masyarakat dalam setiap prosesnya. Untuk itu, peningkatan partisipasi masyarakat harus dibarengi dengan upaya perubahan pola pikir dalam hal cara dan kebiasaan dalam bekerja yang produktif, efektif dan efisien.